ini tulisan pernah aku ikutin lomba di PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) yah,, coba-coba ikut bikin tulisan,, ehehee.. silahkan dibaca, monggoooo... (^_^)
12 KRITERIA ANGGOTA DPR MASA DEPAN
DPR RI (Dewan
Perwakilan Rakyat) adalah lembaga Legislatif yang pusatnya berada di tingkat
nasional. Tetapi di setiap provinsi juga terdapat Dewan Perwakilan Rakyat yang mewakili
setiap daerahnya masing-masing. Dewan Perwakilan Rakyat dibentuk atas dasar untuk
menyerap, menghimpun, menampung, dan menindak lanjuti aspirasi dari masyarakat.
Masyarakat mempunyai hak dalam mengajukan pendapatnya dan itu di salurkan
melalui anggota dewan yang selanjutnya akan dibawa ke tingkat lebih lanjut
untuk diproses dengan pemimpin. Masyarakat pada umumnya menginginkan agar
anggota dewan menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan aturan yang tercantum
dalam Undang-Undang Dasar.
Sangat disayangkan,
tidak hanya menjadi isapan jempol belaka dari berbagai isu-isu dan kasus-kasus
yang muncul dipermukaan khalayak selama ini. Benar bahwa tidak sedikit anggota
dewan yang terjerat dengan hukum. Kecewa? Ya, sangat kecewa dengan apa yang
dilakukan oleh anghota dewan tersebut. Mereka dipercaya oleh masyarakat
Indonesia dalam melaksanakan tugasnya demi memperbaiki kehidupan yang lebih
baik. Namun dengan munculnya berbagai kasus di kancah politik khususnya di
kalangan dewan membuat rakyar Indonesia melunturkan harapannya kepada anggota
dewan sebagai wakil rakyat.
Perlu ditelaah lebih
lanjut untuk memilih anggota dewan sebagai wakil rakyat yang benar-benar ideal
dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu dalam memilih
anggota dewan harus lebih selektif lagi. Untuk itu dibutuhkan kriteria untuk
menjadi calon anggota Dewan Perwakilan
Rakyat yang akan memduduki bangku pemerintaha pada masa yang akan datang yaitu
sebagai berikut:
1.
Jujur
Siapa
yang tidak mau mempunyai wakil rakyat yang punya kejujuran tinggi dan selalu
bisa tenang dalam menghadapi setiap masalah. Rakyat ingin anggota dewan yang
akan datang bersikap jujur kepada rakyat dan terbuka akan setiap masalah yang
sedang dihadapi. Jika calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat mempunyai sifat
jujur maka rakyat akan merasa percaya dan akan bersimpati terhadap calon yang
benar-benar bisa dipercaya banyak orang untuk melaksanakan tugas dan wewenangnya
sebagai anggota dewan.
2.
Amanah
Setiap
perbuatan pasti akan dipertanggungjawabkan. Begitu juga dengan calon anggota
Dewan Perwakilan Rakyat apabila mendapatkan tugas dan wewenang yang harus
dijalankan maka para calon anggota harus mempunyai sikap amanah. Karena
berhubungan denganrakyat banyak dan seluruh Warga Negara Indonesia. dengan
adanya sifat amanah tersebut pasti akan mengundang reaksi dari masyarakat bahwa
anngota Dewan Perwakilan Rakyat memang pantas menduduki kursi pemerintahan dan
tidak hanya menyandang gelar wakil rakyat saja.
3.
Adil
Jujur
dan adil adalah sifat yang tidak boleh lepas dari calon seorang pemimpin di
negeri ini. Adil selalu diidam-idamkan oleh setiap jiwa yang hidup. Mereka
(masyarakat) menginginkan hidup yang damai, nyaman dan sejahtera selayaknya
para penguasa yang hidup dengan penuh berkecukupan. Untuk orang yang menjadi
pemimpin atau pun wakil rakyat harus bisa bersikap adil teradap semua kalangan
masyarakat tidak untuk terkecuali. Karena mereka sama-sama manusia dan ingin
hidup untuk mencapai apa yang diinginkannya.
4.
Tepat waktu
Selalu
tepat waktu dalam setiap agenda yang direncanakan. Baik itu formal maupun
informal. Ketepatan waktu seseorang dalam bekerja mendandakan bahwa seseorang
tersebut mampu atau tidak dalam melaksanakan tugasnya. Jika seseorang itu
selalu tidak tepat waktu maka ia hanya bermain-main dalam melaksanakan tugas
yang sudah dipercayakan kepadanya. Dan jika ia hadir tepat waktu maka ia
benar-benar srius dalam bekerja. Kepribadian seseorang tercermin lewat
perilakunya setiap hari.
5.
Merakyat
Sebagai
orang yang menjabat di bangku pemerintahan tidak selayaknya ia bersikap sombong
dan tidak peduli dengan rakyatnya. Wakil rakyat yang akan disegani jika mau
berbaur dengan masyarakat. Tidak menunjukkan dirinya adalah seorang pejabat
merupakan salah satu cara untuk berbaur dengan masyarakat biasa dan masyarakat
tidak akan canggung apabila bertegur sapa dengannya.
6.
Berkomitmen
Komitmen
dalam suatu organisasi sangat dibutuhkan dan diperlukan. Apalagi di dalam
organisasi kepemerintahan yang menyangkut rakyat banyak. Wakil rakyat yang
menjabat sebagai penampung aspirasi harus memiliki komitmen yang tinggi dan
benar-benar serius dalam menangani setiap urusan yang dikerjakan.
7.
Berkonsekuensi
Selain
harus mempunyai komitmen wakil rakyat juga harus mempunyai konsekuensi yang disepakati
sebelum ia resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Konsekuensi ini
melekat pada setiap anggota yang hendak bersedia menjadi bagian dari
pemerintahan. Sesuai dengan janji bahwa calon anggota dewan akan berkonsekuensi
menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai aturan yang ada, jika diketahui ia
melanggar aturan yang sudah ditetapkan maka akan menerima balasan dari apa yang
sudah diperbuat.
8.
Berkonsisten
Konsisten
juga harus dimiliki oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Jika sejak awal
mereka sudah berkonsisten akan menjalankan tugasnya maka tidak seharusnya ia
lalai. Plin-plan hanya akan membuat masyarakat benci dan bahkantidak akan percaya terhadap anggota dewan yang tidak
mempunyai konsisten yang tinggi di dalam suatu organisasi.
9.
Kinerja yang baik
Menjabat
sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dituntut untuk selalu bekerja dengan
serius sehingga hasilnya akan tercapai dengan apa yang diinginkan. Masyarakat akan
bangga jika mempunyai wakil rakyat yang bisa dipercaya hingga akhir untuk
menjalankan tugasnya mewakili rakyat Indonesia.
10. Tidak
menonjolkan kemewahan
Menjadi
pejabat pemerintahan memanglah menyenangkan. Semua fasilitas diberikan kepada
anggota pejabat. Rumah dinas, mobil pribadi pun ada yang memakai dari sebagian
besar pejabat pemerintahan. Hal tersebut membuat masyarakat geram dengan
pejabat yang memamerkan kekayaannya, padahal kekayaan tersebut bukanlah milik
pribadi. Jangan mentang-mentang pejabat terus menggunakan fasilitas milik
pemerintah terus-menerus. Masyarkat akan bersimpati kepadaa anggota dewan yang
lebih low profile daripada anggota
dewan yang selalu berpenampilan “wah”.
11. Moral
yang baik
Dewan
Perwakilan Rakyat adalah pejabat yang menjadi contoh masyarakat sebagai pejabat
pemerintahan untuk menangani setiap masalah yang ada dengan kepala dingin..
Sebagai anggota dewan yang baik hendaklah mempunyai moral yang baik. Jika
anggota dewan taidak memiliki moral yang baik masyarakat tidak akan percaya
bahwa ia benar-benar anggota dewan yang baik.
12. Wawasan
yang luas
Menjadi anggota
Dewan Perwakilan Rakyat haruslah mempunyai wawasan yang luas dan mendunia.
Tidak hanya di Indonesia saja tetapi dituntut untuk mengetahui dunia luar.
Tidak mungkin anggota dewan hanya berpengetahuan sebatas Indonesia saja, itu
belum cukup jika ingin menjadi pejabat pemerintahan. Karena pejabat
pemerintahan tidak hanya berkutat di Indonesia tetapi juga bersangkutan dengan
dunia luar.