Tuhan.
Maaf. Jika aku lemah saat ini. Aku benar-benar ingin mengeluh.
Capek.
Itu adalah satu kata yang ingin aku ucapkan saat ini.
Ingin aku berteriak sekencang-kencangnya untuk melampiaskan semuanya.
Namun, hati ini tak bisa begitu lepas dari belenggu yang sedang hinggap.
Capek.
Begitu membuatku frustasi.
Walaupun aku tahu, capek ini tidak ada rasanya dibandingkan rasa capek kedua orang tuaku.
Selalu membuatku sedih dan meneteskan air mata.
Tuhan.
Apa salah jika aku menginginkan sesuatu?
Apa salah jika aku terlalu optimis?
Apa salah jika aku terlalu bernafsu?
Mungkin tidak semua orang paham akan diriku.
Tidak semua orang mengerti aku.
Hanya Kau, aku, yang mengerti akan diriku.
Salah.
Hanya Kau yang sepenuhnya tahu aku seperti apa.
Kadang, akupun tidak bisa menilai diriku sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar