Rabu, 30 Januari 2013

Peran Pabrik Gula Madukismo dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah



Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kaya akan barang tambang, palawija, dan masih banyak lainnya. Akan tetapi, kekayaan alam tersebut tidak diimbangi dengan kekayaan sumber daya manusia. Ketidak seimbangan tersebut mengakibatkan berbagai persoalan yang kompleks. Terhambatnya perekonomian Indonesia, perkembangan infrastruktur yang lambat. Perekonomian Indonesia meliputi petumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional, dan perekonomi daerah.
Ekonomi nasional akan berpengaruh terhadap APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). APBD sendiri mempengaruhi perekonomian yang berada di daerah.
Saat ini, perekonomian daerah masih terpuruk. Keadaan tersebut disebabkan karena berbagai hal, antara lain terjadinya bencana alam, banyak perusahaan yang gulung tikar, keamanan yang masih minim juga menyebabkan ekonomi daerah terpuruk. Akibatnya banyak terjadi pengangguran, kemiskinan, ketimpangan pendapatan.
Untuk membenahi perekonomian daerah, dibutuhkan suatu inovasi yang menjamin agar ekonomi daerah dapat meningkat. Serta sekaligus untuk mengatasi masalah yang masih kompleks, seperti tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan.
Agar pengangguran di masyarakat volumenya tidak semakin membesar, maka pemerintah daerah dapat mendirikan suatu industri. Dimana industri tersebut menggunakan sumber daya dari masyarakat daerah itu sendiri, sehingga pengangguran dapat terkurangi dengan adanya lapangan pekerjaan pendirian pabrik industri. Industri yang paling tepat untuk meningkatkan ekonomi daerah salah satunya yaitu dengan mendirikan pabrik gula.
Perekonomian daerah adalah kemampuan ekonomi setiap daerah, yang dapat diukur dari pendapatan daeerah, rencana pengeluaran/anggaran belanja daerah dan tingkat pendapatan per kapita daerah tersebut.
Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakat mengelola sumberdaya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) dalam wilayah tersebut. (Lincolin Arsyad, 1999). Tujuan utama dari usaha-usaha pembangunan ekonomi selain menciptakan pertumbuhan yang setinggi-tingginya, harus pula menghapus atau mengurangi tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan dan tingkat pengangguran. Kesempatan kerja bagi penduduk atau masyarakat akan memberikan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Todaro, 2000).
Seperti contohnya yaitu Pabrik Gula Madukismo. Pabrik gula tersebut berada di daerah Desa Padokan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
Pabrik gula Madukismo, adalah salah satu pabrik gula tertua di tanah air. Pabrik itu berdiri sudah berdiri sejak tahun 1955. Pabrik gula Madukismo ini dibangun setelah pabrik gula Padokan dibumihanguskan. Pendirian pabrik gula Madukismo ini salah satu gagasan yan berasal dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Kebutuhan areal untuk komplek pembangunan pabrik gula Madukismo adalah 269.410 m2, yang sebagian berasal dari tanah bekas pabrik gula Padokan yang mempunyai luas sebesar 90.650 m2 sedang sisanya 178.760 m2 yang diperoleh dengan membeli tanah sawah milik penduduk sekitarnya.
Tujuan utama didirikannya pabrik gula Madukismo adalah untuk semula untuk menolong rakyat yang banyak kehilangan pekerjaan karena dibumihanguskannya pabrik-pabrik gula  waktu itu.
Perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat dibumihanguskannya pabrik-pabrik gula yang semula berdiri pada masa penjajahan Belanda, berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat kehilangan mata pencaharian sebagai karyawan pabrik gula yang telah dibumihanguskan, yang menyebabkan pengangguran tidak terkontrol jumlahnya. Untuk itu dengan didirikannya pabrik gula Madukismo dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga pengangguran dapat teratasi, dan perekonomian di daerah dapat meningkat dengan adanya pabrik gula tersebut.
Pada waktu musim giling tiba, masyarakat yang bekerja sebagai pekerja musiman dapat ditarik masuk ke pabrik gula Madukismo, jadi masyarakat tersebut tetap akan mendapatkan pendapatan untuk kebutuhan hidupnya.
Selain menarik masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan untuk bekerja, pabrik gula Madukismo juga berperan membantu para petani tebu yang terlibat dalam proses penanaman. Yang mana pada saat musim panen tebu tiba para petani tidak akan kesulitan untuk mengolah tebu tersebut. Karena hasil panen tebu tersebut akan disalurkan ke pabrik, bahkan pabrik gula Madukismo akan memberikan kontrak untuk jangka waktu tertentu, sehingga petani hanya tinggal menyerahkan hasil panen tebu kepada pabrik gula.
Dengan berkurangnya tingkat pengangguran di daerah maka secara langsung perekonomian di daerah akan meningkat. Karena masyarakat akan bekerja dan menghasilkan pendapatan yang tak lain untuk pabrik gula Madukismo sebagai sentra industri yang berkembang pesat di daerah Bantul, Yogyakarta.
Dengan berdirinya pabrik gula di daerah, sangat membantu keadaan ekonomi daerah dan dapat meningkatkan perekonomian di daerah tersebut. Seperti pabrik gula yang berada di Bantul, pabrik gula Madukismo. Ekonomi di daerah Kasian, Bantul, Yogyakarta terlihat jauh berbeda keadaannya sebelum dan sesudah dibangunnya pabrik gula Madukismo.
Pendirian pabrik gula Madukismo memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, dan bagi perekonomian daerah. Ekonomi daerah berkembang dengan pesat seiring berjalannya waktu.

DAFTAR PUSTAKA

Minggu, 20 Januari 2013

My Set


Harapan.
Satu kata yang dimiliki semua orang.
Impian yang masih terpendam.
Keinginan untuk mencapainya.
Tidak mungkin berjalan mulus.
Seperti role coster yang berputar kencang dan mulus.
Kerikil-kerikil kecil yang ada di depan mata.
Tidak akan minggir dengan sendirinya.
Harus digeser.
Bahkan ditendang hingga berada jauh dari diri ini.
Jalan akan terasa mulus jika mempunyai keinginan dan semangat.
Untuk menyingkirkan  kerikil-kerikil  kecil.
Semangat keberanian.
Untuk menggapai impian.
Impian untuk diri sendiri yang pertama.